Regulasi

Perpres AI Indonesia: apa yang perlu disiapkan bisnis

Regulasinya bertahap: Perpres dulu, undang-undang menyusul. Menunggu aturan final terbit sebelum berbenah adalah cara paling mahal menyikapinya.

1 menit baca
Ilustrasi buku kebijakan dan modul AI di bawah struktur pelindung.
Ilustrasi dibuat dengan AI oleh GetCore.

Indonesia sedang menyusun kerangka tata kelola kecerdasan artifisial. Komdigi menempatkan Perpres AI sebagai langkah awal — payung di tingkat kementerian, dengan tiap sektor dipersilakan membuat aturan turunan sesuai kepentingannya. Badan Legislasi DPR mengusulkan agar pengaturannya naik menjadi undang-undang supaya kedudukan hukumnya lebih kuat.

Artinya arah kebijakannya sudah terbaca meski bentuk finalnya belum. Dan justru karena bertahap, menunggu sampai semuanya terbit bukan strategi yang murah.

Yang sudah bisa dibaca dari arahnya

Yang bisa disiapkan sekarang

Hampir semua kerangka tata kelola AI di dunia — apa pun bentuk hukumnya — bertumpu pada hal yang sama: Anda bisa menjelaskan sistem Anda melakukan apa, atas data apa, dan siapa yang bertanggung jawab. Tiga hal itu bisa dikerjakan hari ini tanpa menunggu pasal.

  1. Inventarisasi — daftar sistem AI apa saja yang berjalan di perusahaan Anda, termasuk yang dipasang diam-diam oleh tim tanpa lewat IT.
  2. Peta data — data apa yang masuk ke tiap sistem, dari mana asalnya, dan atas dasar apa boleh diproses.
  3. Batas keputusan — tulis eksplisit keputusan mana yang boleh diambil sistem sendiri dan mana yang wajib lewat manusia.
  4. Jejak — simpan catatan keputusan yang berdampak, supaya bisa ditelusuri saat dipertanyakan.
Kalau Anda tidak bisa menjelaskan sistem Anda mengambil keputusan atas dasar apa, itu masalah tata kelola — dan sudah jadi masalah bahkan sebelum ada regulasinya.

Kewajiban soal data pribadi tidak menunggu Perpres AI sama sekali; UU PDP sudah berlaku. Kami bahas terpisah di kepatuhan UU PDP untuk bisnis.

Sumber dan pemeriksaan fakta

Rujukan untuk fakta eksternal dalam tulisan ini. Penjelasan penerapannya merupakan analisis Tim GetCore. Sumber diperiksa pada 4 Oktober 2026.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Apa itu Perpres AI dan apakah sudah berlaku?

Perpres AI adalah kerangka tata kelola kecerdasan artifisial yang sedang disusun Komdigi sebagai langkah awal menuju pengaturan yang lebih tinggi. Bentuk finalnya belum terbit, dan Badan Legislasi DPR mengusulkan agar pengaturannya naik menjadi undang-undang supaya kedudukan hukumnya lebih kuat.

Apa yang bisa disiapkan bisnis sebelum aturannya terbit?

Tiga hal yang bisa dikerjakan hari ini tanpa menunggu pasal: inventarisasi sistem AI yang berjalan di perusahaan termasuk yang dipasang tim tanpa lewat IT, peta data yang masuk ke tiap sistem beserta asalnya, dan kejelasan siapa yang bertanggung jawab. Hampir semua kerangka tata kelola AI di dunia bertumpu pada ketiganya.

Sektor mana yang aturannya akan paling ketat?

Pengaturannya bertingkat per sektor, dan keuangan, kesehatan, serta pendidikan hampir pasti punya aturan turunan yang lebih ketat daripada sektor lain.

Ready for what’s next?Mulai dari kebutuhan Anda.

Let’s connect · WhatsApp