Bagaimana GetCore bekerja
GetCore membangun sistem custom yang mengikuti alur kerja yang sudah berjalan di bisnis klien, bukan menjual lisensi produk siap pakai. Perbedaan ini menentukan urutan pekerjaannya: setiap proyek dimulai dari pemetaan proses yang nyata — transkrip percakapan yang sebenarnya, contoh dokumen asli beserta kasus anehnya, atau laporan yang selama ini disusun manual — lalu sistem dirancang mengelilingi proses itu. Pendekatan sebaliknya, memaksa tim menyesuaikan cara kerja dengan produk yang kaku, adalah alasan paling sering sebuah sistem otomasi berhenti dipakai beberapa bulan setelah diluncurkan. Prototipe yang bisa dicoba biasanya siap dalam hitungan hari, sehingga keputusan lanjut atau berhenti diambil setelah melihat sistemnya bekerja pada data nyata.
Model kerja sama
Kerja sama berjalan dalam dua tahap: berbasis proyek untuk pembangunan awal, lalu retainer bulanan untuk pemeliharaan dan pengembangan lanjutan. Tahap proyek mencakup pemetaan alur kerja, pembangunan, pengujian bersama pengguna sebenarnya, dan serah terima beserta dokumentasi operasional. Retainer bersifat opsional, tetapi sebagian besar sistem otomasi memerlukannya karena alur bisnis berubah seiring waktu — tarif kanal berubah, regulasi bergeser, dan aturan yang benar hari ini bisa keliru bulan depan. Sistem otomasi yang tidak dirawat tidak berhenti bekerja secara mencolok; ia menyimpang pelan-pelan dari kenyataan operasional, dan penyimpangan itu biasanya baru ketahuan setelah merugikan.
Dua tahap, dua jenis biaya
Biaya tahap proyek dihitung sekali di muka berdasarkan cakupan yang disepakati, sementara retainer dihitung bulanan. GetCore tidak menerbitkan daftar harga tetap karena cakupan tiap sistem berbeda — satu alur persetujuan dokumen dan satu agen percakapan multi-kanal tidak sebanding meskipun keduanya disebut “otomasi”. Angka yang masuk akal baru bisa disusun setelah proses yang akan diotomasi dipetakan.
Memilih titik awal
Kelima layanan di bawah jarang dikerjakan sekaligus, dan titik awal yang paling masuk akal ditentukan oleh gejala yang paling terasa hari ini. Berikut pemetaan tercepatnya:
- Tim CS kewalahan menjawab pertanyaan berulang di WhatsApp — mulai dari AI agent dan chatbot.
- Staf menyalin ulang PO menjadi Surat Jalan dan Invoice — mulai dari otomasi data dan dokumen.
- Produksi dan penjadwalan konten memakan waktu tim — mulai dari otomasi konten dan publikasi.
- Produk digitalnya belum ada bentuknya — mulai dari pengembangan platform.
- Datanya sudah ada tetapi tidak terbaca — mulai dari dashboard dan analitik.
Bisa digabung?
Bisa, dan sering terjadi setelah sistem pertama berjalan. Pola yang paling umum adalah agen percakapan lebih dulu, lalu otomasi dokumen di belakangnya, karena percakapan yang sudah terstruktur menghasilkan data yang rapi untuk diproses tahap berikutnya. Menggabungkan keduanya sejak awal bukan hal mustahil, tetapi memperpanjang waktu sampai ada sesuatu yang benar-benar dipakai — dan sistem yang belum dipakai belum menghasilkan apa pun.