QRIS sudah jadi cara bayar default di banyak tempat, termasuk di dalam alur chatbot yang kami bangun. Tapi potongannya sering baru disadari saat rekonsiliasi bulanan tidak cocok.
Skema tarifnya
Bank Indonesia menetapkan Merchant Discount Rate berdasarkan kategori merchant dan nominal transaksi. Sejak 1 Oktober 2026, kebijakan MDR 0% diperluas untuk transaksi hingga Rp100.000 pada semua kategori merchant. Usaha mikro tetap mendapat MDR 0% hingga Rp500.000. Di atas ambang itu, skema kategori berikut berlaku:
- Semua kategori merchant, transaksi sampai Rp100.000 — 0%.
- Usaha mikro (UMI), transaksi sampai Rp500.000 — 0%; di atas Rp500.000 — 0,3%.
- Usaha kecil, menengah, dan besar (UKE/UME/UBE), transaksi di atas Rp100.000 — 0,7%.
- Pendidikan — 0,6%. SPBU — 0,4%.
- Sebagian kategori layanan publik tertentu — 0%.
MDR dikenakan kepada merchant oleh Penyelenggara Jasa Pembayaran. Bank Indonesia sebagai regulator tidak mengambil bagian dari biaya itu.
Surcharge itu dilarang
Aturan Bank Indonesia melarang merchant membebankan biaya tambahan kepada konsumen karena membayar dengan QRIS. Praktik menambah "biaya admin Rp1.000" saat pelanggan memilih QRIS melanggar ketentuan ini. MDR adalah biaya merchant, dan seharusnya sudah diperhitungkan di dalam harga jual.
Kalau pembayaran Anda berjalan di dalam percakapan WhatsApp, status bayar bisa langsung masuk ke sistem tanpa admin mencocokkan bukti transfer. Alurnya kami jelaskan di AI Agent & Chatbot.
Tarif dapat berubah. Cocokkan dengan ketentuan Bank Indonesia terbaru dan dengan penyedia layanan pembayaran Anda.
Sumber dan pemeriksaan fakta
Rujukan untuk fakta eksternal dalam tulisan ini. Penjelasan penerapannya merupakan analisis Tim GetCore. Sumber diperiksa pada 4 Oktober 2026.




