AI Agent

AI Agent yang menjawab dan menindaklanjuti

Bukan chatbot skrip yang mentok di menu bertingkat. Kami membangun agen AI yang memahami pertanyaan pelanggan, mengambil data dari sistem Anda, dan menyelesaikan transaksi — lalu menyerahkan ke tim saat memang perlu manusia.

Cakupan

Yang kami bangun

01

Multi-bot dengan routing

Beberapa agen dengan peran berbeda — penjualan, dukungan teknis, penjadwalan — dan satu lapisan routing yang mengarahkan tiap percakapan ke agen yang tepat.

02

WhatsApp Business Flow

Alur resmi WhatsApp Business: katalog, formulir, konfirmasi pesanan, sampai notifikasi status — di kanal yang sudah dipakai pelanggan Anda sehari-hari.

03

Pembayaran QRIS di dalam percakapan

Pelanggan menyelesaikan pembayaran tanpa pindah aplikasi. Status pembayaran masuk otomatis ke sistem, tanpa admin mencocokkan bukti transfer manual.

04

Dashboard & scheduler

Satu tempat untuk melihat percakapan, mengatur jadwal broadcast, dan memantau agen mana yang menangani apa.

05

Terhubung ke data Anda

Agen membaca stok, harga, dan riwayat pelanggan dari sistem yang sudah berjalan — termasuk web scraping bila sumbernya belum punya API.

06

Serah terima ke manusia

Saat percakapan di luar cakupan, agen mengoper ke tim beserta konteks lengkap, bukan memaksa pelanggan mengulang dari awal.

Tim CS kewalahan di jam sibuk Banyak pertanyaan berulang Order masuk lewat WhatsApp Penjualan lintas kanal Layanan berbasis janji temu

Masalah yang biasanya kami temui

Hampir semua bisnis yang datang ke kami punya pola yang sama: WhatsApp jadi kanal utama, tapi ditangani manual. Admin menjawab pertanyaan yang sama puluhan kali sehari, order dicatat ulang ke spreadsheet, bukti transfer dicocokkan satu per satu. Saat volume naik, yang pertama patah adalah waktu respons — dan pelanggan pindah.

Chatbot generik jarang menolong karena hanya menempel di permukaan. Ia tidak tahu stok, tidak tahu harga khusus pelanggan lama, dan tidak bisa menyelesaikan pembayaran. Ujungnya percakapan tetap dilempar ke admin.

Bagaimana kami membangunnya

Kami mulai dari transkrip percakapan Anda yang sebenarnya, bukan dari daftar fitur. Dari situ terlihat pertanyaan mana yang benar-benar berulang, di titik mana pelanggan berhenti, dan bagian mana yang aman diserahkan ke agen.

  1. Pemetaan percakapan nyata — kami baca riwayat chat untuk menemukan pola dan titik gagal.
  2. Definisi cakupan agen — apa yang boleh diputuskan sendiri, apa yang wajib dioper ke manusia.
  3. Integrasi data — menyambungkan agen ke sumber stok, harga, dan pelanggan.
  4. Uji terbatas — dijalankan pada sebagian trafik dulu, dengan tim tetap mengawasi.
  5. Peluasan bertahap — cakupan ditambah setelah kualitas jawaban terbukti stabil.

Yang perlu Anda siapkan

Tidak banyak. Nomor WhatsApp Business, akses ke sumber data yang ingin dibaca agen (spreadsheet pun cukup untuk mulai), dan satu orang dari tim Anda yang paham alur kerjanya. Sisanya kami yang kerjakan.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Apa bedanya AI agent dengan chatbot biasa?

Chatbot biasa mengikuti skrip dan menu yang sudah ditentukan. AI agent memahami pertanyaan dalam bahasa bebas, mengambil data dari sistem Anda, dan bisa menyelesaikan tindakan seperti mencatat pesanan atau menerbitkan tagihan. Saat menemui kasus di luar cakupan, ia mengoper ke tim dengan konteks lengkap.

Apakah bot bisa menerima pembayaran?

Bisa. Kami biasanya memakai QRIS sehingga pelanggan membayar tanpa keluar dari percakapan, dan status pembayaran otomatis masuk ke sistem — tidak perlu admin mencocokkan bukti transfer satu per satu.

Berapa lama sampai bisa dipakai?

Prototipe yang bisa dicoba biasanya siap dalam hitungan hari. Versi yang melayani pelanggan sungguhan bergantung pada seberapa banyak sistem yang perlu disambungkan — ini yang kami perjelas di awal, sebelum pekerjaan dimulai.

Bagaimana kalau bot salah menjawab?

Cakupan agen dibatasi sejak awal, dan pertanyaan di luar cakupan dioper ke manusia, bukan dijawab asal. Selama masa awal, tim Anda tetap mengawasi percakapan, dan kami memperbaiki jawaban berdasarkan kasus nyata yang muncul.

Langkah Pertama

Mulai dari satu proses yang paling merepotkan tim Anda

Ceritakan alur yang masih banyak dikerjakan manual. Kami akan membantu memetakan bagian yang bisa dipercepat atau diotomasi, lalu menyusun langkah pertama yang masuk akal.