Otomasi

Coretax dan e-Faktur: mengurangi beban manual di sekitarnya

Sistemnya masih bergejolak dan itu di luar kendali Anda. Yang bisa dikendalikan adalah seberapa siap data Anda saat tenggat datang.

2 menit baca GetCore

Peralihan ke Coretax menyisakan kerja tambahan yang nyata bagi tim keuangan. DJP sendiri mengidentifikasi puluhan kendala yang dikeluhkan wajib pajak — mulai dari kesulitan login, gagal menyimpan faktur, sampai masalah validasi wajah untuk sertifikat digital.

Dua perubahan yang meringankan

Tetap saja, kemacetan menjelang tenggat masih terjadi. Selalu cek pengumuman resmi DJP untuk status dan tenggat terbaru — hal-hal ini bergerak.

Yang bisa diotomasi, dan yang tidak

Perlu jujur soal batasnya: penginputan ke Coretax bukan sesuatu yang sebaiknya diotomasi lewat jalur tidak resmi. Yang jauh lebih aman dan biasanya memberi penghematan terbesar adalah pekerjaan di sekelilingnya.

  1. Menyiapkan data sumber. Menarik transaksi dari sistem penjualan menjadi satu berkas yang formatnya sudah benar, tanpa disalin manual.
  2. Validasi sebelum unggah. NPWP tidak lengkap, nominal tidak cocok, nomor ganda — semua ini lebih murah ditemukan sebelum tenggat daripada saat sistem menolak.
  3. Rekonsiliasi. Mencocokkan faktur terbit dengan penerimaan, dan menandai selisihnya secara otomatis.
  4. Pengingat berjenjang. Notifikasi ke penanggung jawab jauh sebelum tanggal 20, bukan pada hari H saat server sedang padat.
  5. Arsip. Menyimpan bukti dan dokumen pendukung secara terstruktur agar koreksi SPT tidak jadi pencarian arsip.

Pola yang sama berlaku untuk dokumen bisnis lain — PO, surat jalan, invoice. Kami membahasnya di Otomasi Data & Dokumen.

Tulisan ini bukan nasihat perpajakan. Untuk kewajiban spesifik Anda, konsultasikan dengan konsultan pajak.

FAQ

Pertanyaan yang sering muncul

Kapan batas waktu pembuatan dan pelaporan e-Faktur sekarang?

Tanggal 20 bulan berikutnya. Batasnya digeser dari tanggal 15 ke tanggal 20, menanggapi masukan pelaku usaha dan konsultan pajak.

Bagian mana dari e-Faktur yang bisa diotomasi?

Yang bisa diotomasi adalah pekerjaan penyiapan datanya — merapikan dan mencocokkan data sebelum masuk sistem, serta mengirim notifikasi ke penanggung jawab jauh sebelum tanggal 20. Pelaporannya sendiri tetap melewati sistem resmi.

Kapan sebaiknya e-Faktur dikerjakan dalam sebulan?

Jauh sebelum tanggal 20. Kemacetan sistem paling parah terjadi di hari-hari terakhir menjelang tenggat, sehingga mengerjakan di hari H justru menambah risiko yang bisa dihindari.

Langkah Pertama

Mulai dari satu proses yang paling merepotkan tim Anda

Ceritakan alur yang masih banyak dikerjakan manual. Kami akan membantu memetakan bagian yang bisa dipercepat atau diotomasi, lalu menyusun langkah pertama yang masuk akal.