# GetCore > GetCore adalah studio AI dan otomasi asal Indonesia yang merancang dan membangun AI agent, otomasi proses bisnis, dan platform digital custom untuk perusahaan dan UMKM Indonesia. > Berdiri September 2025, dan sejak Maret 2026 menjadi bagian dari Flux Creative Universe (FCU) bersama Deddy Corbuzier. GetCore mengerjakan sistem custom, bukan menjual produk SaaS berlangganan. Model kerja sama: berbasis proyek untuk pembangunan awal, lalu retainer bulanan untuk pemeliharaan dan pengembangan lanjutan. Bahasa utama situs: Indonesia. Kontak: halo@getcore.id · WhatsApp +62 813 255 1155. ## Layanan - [AI Agent & Chatbot WhatsApp untuk Bisnis](https://getcore.id/layanan/ai-agent-chatbot/): AI agent dan chatbot WhatsApp custom yang melayani pelanggan dari pertanyaan awal sampai pembayaran QRIS, dengan routing antar-bot dan dashboard. - [Otomasi Data & Dokumen — Parsing PO, Surat Jalan, Invoice](https://getcore.id/layanan/otomasi-data-dokumen/): Otomasi dokumen bisnis: membaca PO dari WhatsApp, menerbitkan Surat Jalan dan Invoice PDF otomatis, lalu mengirim notifikasi ke driver dan sales. - [Otomasi Konten & Publikasi Multi-Platform](https://getcore.id/layanan/otomasi-konten-publikasi/): Alur otomatis membuat, menyetujui, dan menerbitkan konten: draf caption dengan AI, approval via WhatsApp, publikasi ke Instagram, TikTok, dan WordPress. - [Pengembangan Platform & Produk Digital Custom](https://getcore.id/layanan/pengembangan-platform/): GetCore membangun platform dan produk digital custom dari nol — dari platform layanan sampai produk berbasis AI — dengan prototipe dalam hitungan hari. - [Dashboard & Analitik Operasional Bisnis](https://getcore.id/layanan/dashboard-analitik/): Dashboard operasional: people analytics, pelacakan tugas, monitoring inventaris dengan peringatan WhatsApp, dan sinkronisasi Sheets ke Power BI. ## Studi kasus - [Jarvis untuk Flux Creative Universe](https://getcore.id/kasus/jarvis-flux/): otomasi metrik konten dan dashboard klien; hasil yang dilaporkan dapat diperiksa pada sumber publik di halaman tersebut. ## Blog - [GPT Image 2 dan Images 2.5: Apa yang Berubah untuk Konten Bisnis](https://getcore.id/blog/gpt-image-2-konten-bisnis/): GPT Image 2 rilis 21 April 2026 dan diperbarui menjadi Images 2.5 pada 8 September 2026. Dua hal yang benar-benar berubah untuk bisnis: teks di dalam gambar dan pengeditan yang tidak merusak sisanya. - [GPT-6 Astra: Apa yang Berubah untuk Bisnis yang Memakai AI](https://getcore.id/blog/gpt-6-astra-untuk-bisnis/): OpenAI merilis GPT-6 Astra pada 3 September 2026. Tarifnya beberapa kali lipat generasi sebelumnya, kemampuan memakai komputer melonjak, dan ini model pertama yang diberi label Critical untuk siber. - [ChatGPT, Claude, dan Grok Tumbang Bersamaan: Pelajaran untuk Sistem Anda](https://getcore.id/blog/ai-down-serentak-september-2026/): Kamis malam 3 September 2026, ChatGPT, Claude, dan Grok mengalami gangguan hampir bersamaan. Penyebabnya berbeda-beda, tapi konsekuensinya sama untuk bot yang tidak punya rencana cadangan. - [Service Message WhatsApp Berbayar: 1.000 Pesan Gratis per Bulan](https://getcore.id/blog/whatsapp-service-message-berbayar/): Sejak 1 Oktober 2026, Meta menagih service message mulai pesan ke-1.001 per nomor bisnis setiap bulan. Pelajari cara menghitung biaya dan mengecek tarif Indonesia. - [Perpres AI Indonesia: Apa yang Perlu Disiapkan Bisnis](https://getcore.id/blog/perpres-ai-indonesia/): Pemerintah menyiapkan Perpres tata kelola AI sebagai langkah awal menuju UU AI. Ini yang sudah jelas, yang masih menggantung, dan yang bisa disiapkan sekarang. - [Kepatuhan UU PDP untuk Bisnis: Denda, Notifikasi 72 Jam, dan DPO](https://getcore.id/blog/uu-pdp-kepatuhan-bisnis/): Denda hingga 2% pendapatan tahunan, wajib lapor kebocoran dalam 72 jam, dan penunjukan DPO. Daftar kewajiban UU PDP yang paling sering terlewat. - [MDR QRIS 2026: Tarif per Kategori dan Cara Menghitungnya](https://getcore.id/blog/mdr-qris-2026/): Tarif MDR QRIS terbaru per 1 Oktober 2026: transaksi hingga Rp100.000 bebas MDR untuk semua kategori merchant; usaha mikro punya ambang hingga Rp500.000. - [Kenapa Banyak AI Agent Berhenti di Tahap Uji Coba](https://getcore.id/blog/adopsi-ai-agent-produksi/): Laporan Anthropic menyebut integrasi sebagai hambatan utama bagi 46% responden; Gartner memperkirakan lebih dari 40% proyek agentic AI akan dibatalkan pada 2027. - [GEO: Membuat Situs Mudah Dipahami Pencarian Berbasis AI](https://getcore.id/blog/geo-ditemukan-lewat-ai/): Panduan GEO untuk bisnis: konten yang jelas, dapat dirayapi, dan didukung bukti. Prinsip SEO Google tetap menjadi dasar untuk fitur pencarian AI. - [Coretax dan e-Faktur: Mengurangi Beban Manual di Sekitarnya](https://getcore.id/blog/coretax-efaktur-otomasi/): Batas waktu e-Faktur mundur ke tanggal 20 dan DJP membuka kembali e-Faktur Desktop. Yang bisa diotomasi adalah pekerjaan penyiapan datanya. - [Ekonomi Digital Indonesia: Angka yang Berarti untuk Operasional](https://getcore.id/blog/ekonomi-digital-indonesia-2026/): Laporan e-Conomy SEA 2025 memperkirakan GMV ekonomi digital Indonesia mendekati US$100 miliar. Simak pertumbuhan e-commerce dan video commerce. - [Berapa Biaya Menjalankan AI Agent di 2026](https://getcore.id/blog/biaya-menjalankan-ai-agent/): Harga API model berbeda sampai ratusan kali lipat. Tapi model termurah per token belum tentu termurah per pekerjaan — ini cara menghitungnya. - [n8n 2026: AI Agent Node, MCP, dan Pemisahan Draft dari Produksi](https://getcore.id/blog/n8n-mcp-agent/): n8n kini mendukung Model Context Protocol sebagai client maupun server, punya AI Agent node yang dirombak, dan memisahkan draft dari webhook produksi. - [Digitalisasi UMKM: Workflow Otomatis Biar Lebih Kompetitif](https://getcore.id/blog/digitalisasi-umkm-indonesia/): UMKM menyumbang 60% PDB tapi masih tersandung eksekusi harian. Begini cara workflow otomatis memangkas pekerjaan manual yang berulang. - [n8n: Platform Automasi Workflow yang Fleksibel](https://getcore.id/blog/automasi-workflow-n8n/): Mengenal n8n, platform otomasi workflow low-code berlisensi fair-code: contoh penerapan, opsi self-host, dan hal yang perlu diperhatikan. - [5 Kesalahan UMKM Saat Mengadopsi Teknologi dan Cara Menghindarinya](https://getcore.id/blog/5-kesalahan-adopsi-ai/): Lima kesalahan yang paling sering membuat adopsi teknologi UMKM gagal — dari tujuan yang tidak jelas sampai ROI yang tak pernah diukur. - [Tren AI untuk UMKM Indonesia: Peluang yang Bisa Dipakai Sekarang](https://getcore.id/blog/tren-ai-untuk-umkm-indonesia/): Lima penerapan AI yang paling relevan untuk UMKM Indonesia — dari layanan pelanggan sampai prediksi stok — dan peluang yang dibukanya. - [Etika AI: Tantangan dan Solusi di Era Digital](https://getcore.id/blog/etika-penggunaan-ai/): Privasi data, bias algoritma, keamanan siber, dampak pada pekerjaan, dan masalah transparansi — lima tantangan etika AI dan solusi yang bisa diterapkan. ## Cara kerja sama Kerja sama dengan GetCore berjalan dalam dua tahap. Tahap pertama berbasis proyek: memetakan alur kerja yang sudah berjalan, membangun sistem, lalu serah terima beserta dokumentasi operasionalnya. Tahap kedua adalah retainer bulanan untuk pemeliharaan, pemantauan, dan pengembangan lanjutan. Retainer bersifat opsional, tetapi sebagian besar sistem otomasi memerlukannya karena alur bisnis berubah seiring waktu — tarif berubah, kanal baru muncul, dan aturan yang kemarin benar bisa jadi salah bulan depan. Sistem yang tidak dirawat akan pelan-pelan menyimpang dari kenyataan operasional. Setiap proyek dimulai dari alur kerja yang sudah berjalan di tempat klien, bukan dari daftar fitur produk yang harus disesuaikan. Prototipe yang bisa dicoba biasanya siap dalam hitungan hari, sehingga keputusan lanjut atau berhenti diambil setelah melihat sistemnya bekerja, bukan setelah membaca proposal. ## Teknologi yang dipakai Kanal utama implementasi GetCore adalah WhatsApp, termasuk WhatsApp Business Flow untuk katalog dan formulir resmi, serta pembayaran QRIS di dalam percakapan. Untuk penyimpanan dan pelaporan, GetCore bekerja dengan Google Sheets dan Power BI — dua alat yang sudah dipakai tim klien, sehingga hasil otomasi bisa dibaca tanpa belajar aplikasi baru. Orkestrasi alur kerja dibangun di atas n8n, yang sejak 2026 mendukung Model Context Protocol sebagai client maupun server. Bila sumber data belum menyediakan API, GetCore membangun jalur pengambilan data tersendiri. ## Pertanyaan umum ### Apa itu GetCore? GetCore adalah studio AI dan otomasi asal Indonesia yang merancang dan membangun AI agent, otomasi proses bisnis, dan platform digital custom untuk perusahaan dan UMKM Indonesia. GetCore berdiri pada September 2025, dan sejak Maret 2026 menjadi bagian dari Flux Creative Universe (FCU) bersama Deddy Corbuzier. ### Layanan apa saja yang ditawarkan GetCore? GetCore menawarkan lima layanan: AI agent dan chatbot WhatsApp untuk bisnis; otomasi data dan dokumen seperti parsing PO, Surat Jalan, dan Invoice; otomasi konten dan publikasi multi-platform; pengembangan platform dan produk digital custom; serta dashboard dan analitik operasional bisnis. ### Bagaimana model kerja sama GetCore? GetCore mengerjakan sistem custom, bukan menjual produk SaaS berlangganan. Model kerja samanya berbasis proyek untuk pembangunan awal, lalu retainer bulanan untuk pemeliharaan dan pengembangan lanjutan. ### Apakah GetCore bisa membuat chatbot WhatsApp yang menerima pembayaran? Ya. GetCore membangun AI agent dan chatbot WhatsApp custom yang melayani pelanggan dari pertanyaan awal sampai pembayaran QRIS, lengkap dengan routing antar-bot dan dashboard operasional. ### Teknologi apa yang dipakai GetCore? Kanal utama implementasi GetCore adalah WhatsApp (Business Flow dan QRIS), Google Sheets, Power BI, dan n8n untuk orkestrasi workflow. ### Berapa banyak proyek yang sudah dikerjakan GetCore? Per Juni 2026, GetCore telah meluncurkan 25+ sistem dan proyek untuk 15+ klien di 5+ industri. ### Bagaimana cara menghubungi GetCore? GetCore dapat dihubungi melalui email di halo@getcore.id atau WhatsApp di +62 813 255 1155. ## Fakta ringkas - Bidang: AI agent & chatbot, otomasi proses & dokumen, otomasi konten, pengembangan platform digital, dashboard & analitik. - Kanal utama implementasi: WhatsApp (Business Flow, QRIS), Google Sheets, Power BI, n8n. - Rekam jejak: 25+ proyek, 15+ klien, 5+ industri (per Juni 2026). - Klien antara lain: J&T Express, Sushi Tei, BNI, BRI, AB Fresh, Celestails, Nazeem, Blau Smart Cleaner, Syaf Unica, Khatulistiwa, Kak Zepe. - Prototipe yang bisa dicoba biasanya siap dalam hitungan hari. - Berdiri September 2025, didukung Flux Creative Universe (FCU) bersama Deddy Corbuzier. ## Lainnya - [Beranda](https://getcore.id/): profil, cara kerja, model kerja sama, dan daftar klien. - [Tentang GetCore](https://getcore.id/about/): profil perusahaan, cara kerja, dan rekam jejak. - [Teks penuh seluruh situs](https://getcore.id/llms-full.txt): versi satu berkas untuk dibaca sekaligus. - [Karier](https://career.getcore.id): lowongan dan proses rekrutmen. - [Kebijakan Privasi](https://getcore.id/privacy-policy.html) - [Syarat Layanan](https://getcore.id/terms-of-service.html)